Rumahku Surgaku, bukan Neraka!
Hallo semuanya, ini kisah pendek yang dirasa seorang anak muda
RUMAHKU SURGAKU, BUKAN NERAKA
Selama bertahun tahun ku berkelana, selama diperjalanku penuh dgn lika-liku, sudah berbagai rasa yang kurasakan. Aku begitu berharap bisa pulang walaupun hanya sesaat aku bisa bertemu kembali dgn keluargaku, hari itu kini telah tiba, tetapi aku sama sekali merasakan yang namanya kebahagian, haaaa... kebahagian.., apa nya yang kebahagiaan, mendegar kabar yang begitu pahit sepahitnya, yang selama ini ku perjuangkan agar tetap bisa bertahan, dan rumahku untk pulang menjadi sprti surga kecil didunia ini, huuu.. semua itu sirna hanya dalam sekejap, tak ada yg ku pertahankan dan harapakan untk bisa merasakan kebahagiaan yang indah dalam rumah, hanya karena keegoisan dan prilaku buruk yang membuatku merasa mual dan mau muntah, sungguh kabar itu membuatku sedikit putus asa akan impian itu, impian yang diharapan semua orng indah dalam rumah bersama keluarga, keluarga??
Keluarga yang penuh dgn rasa kebencian, caci maki, amarah, keeogisan yg mengklaim benar sendiri, padahal semua itu hanya membuat kita hancur sehancur hancurnya, knp masih belum paham jg. Itu trik setan yg digunakan untk mengajak umat nabi untk menemaninya ke NERAKA, kina iblis/setan itu tertawa bahagia melihat kita seperti ini tercerai berai, aku sudah berusaha keras untk mengingatkan untk tdk mudah terperdayaa, kita diberikan hati dan akal oleh Tuhan. Tapi knp juga kita pergunakan itu yg hal yang salah dgn mengikuti kemauan setan, padahal TUHAN dan rasulnya sudah sangat sering bahka setiap saat mengingatkan kita untk ikutilah dan contohilah RASULULLAH, ingat dunia ini hanya sesaat harta dan apapun yang ada didunia ini hanyalah bersifat sementara, kita sudah tahu dan paham akan hal itu, tp...!!!!
Sudahlah percuma jg AKU tak tahu lagi harus berbuat dan berkata mungkin saat ini pilihan yang tepat ku ambil adlh untk DIAM, diam itu emas, percuma bagiku untk berbicara atau bahkan bertingkah kalau kalian masih menahan dan menyimpan rasa keegoisan dan amar sehingga menutup pintu hari dan akal fikiran untk bisa menerima hal baik. Andaikan kalian mau memahami pesan yang tersirat selama ini yang kita jalani mungkin tak seprti ini kejadiannya, sudah tua jg tp tetap aja sprti ini, ingat umur tuh sudah beranjak mendekati lubang tahan yang sebentar lagi kalian tempati untk tinggal sampai hari akhir tiba.. waktunya perbanyak amal ibadah bukan dosa
RUMAHKU SURGAKU, BUKAN NERAKA
Selama bertahun tahun ku berkelana, selama diperjalanku penuh dgn lika-liku, sudah berbagai rasa yang kurasakan. Aku begitu berharap bisa pulang walaupun hanya sesaat aku bisa bertemu kembali dgn keluargaku, hari itu kini telah tiba, tetapi aku sama sekali merasakan yang namanya kebahagian, haaaa... kebahagian.., apa nya yang kebahagiaan, mendegar kabar yang begitu pahit sepahitnya, yang selama ini ku perjuangkan agar tetap bisa bertahan, dan rumahku untk pulang menjadi sprti surga kecil didunia ini, huuu.. semua itu sirna hanya dalam sekejap, tak ada yg ku pertahankan dan harapakan untk bisa merasakan kebahagiaan yang indah dalam rumah, hanya karena keegoisan dan prilaku buruk yang membuatku merasa mual dan mau muntah, sungguh kabar itu membuatku sedikit putus asa akan impian itu, impian yang diharapan semua orng indah dalam rumah bersama keluarga, keluarga??
Keluarga yang penuh dgn rasa kebencian, caci maki, amarah, keeogisan yg mengklaim benar sendiri, padahal semua itu hanya membuat kita hancur sehancur hancurnya, knp masih belum paham jg. Itu trik setan yg digunakan untk mengajak umat nabi untk menemaninya ke NERAKA, kina iblis/setan itu tertawa bahagia melihat kita seperti ini tercerai berai, aku sudah berusaha keras untk mengingatkan untk tdk mudah terperdayaa, kita diberikan hati dan akal oleh Tuhan. Tapi knp juga kita pergunakan itu yg hal yang salah dgn mengikuti kemauan setan, padahal TUHAN dan rasulnya sudah sangat sering bahka setiap saat mengingatkan kita untk ikutilah dan contohilah RASULULLAH, ingat dunia ini hanya sesaat harta dan apapun yang ada didunia ini hanyalah bersifat sementara, kita sudah tahu dan paham akan hal itu, tp...!!!!
Sudahlah percuma jg AKU tak tahu lagi harus berbuat dan berkata mungkin saat ini pilihan yang tepat ku ambil adlh untk DIAM, diam itu emas, percuma bagiku untk berbicara atau bahkan bertingkah kalau kalian masih menahan dan menyimpan rasa keegoisan dan amar sehingga menutup pintu hari dan akal fikiran untk bisa menerima hal baik. Andaikan kalian mau memahami pesan yang tersirat selama ini yang kita jalani mungkin tak seprti ini kejadiannya, sudah tua jg tp tetap aja sprti ini, ingat umur tuh sudah beranjak mendekati lubang tahan yang sebentar lagi kalian tempati untk tinggal sampai hari akhir tiba.. waktunya perbanyak amal ibadah bukan dosa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar